Email Kami :
labcompanion@outlook.com-
-
Requesting a Call :
+86 18688888286
Ruang Bakar
Ruang pembakaran adalah oven lingkungan yang digunakan untuk mengevaluasi keandalan beberapa perangkat semikonduktor dan melakukan penyaringan berkapasitas besar untuk kegagalan dini (kematian bayi). Ruang lingkungan ini dirancang untuk pembakaran statis dan dinamis pada sirkuit terpadu (IC) dan perangkat elektronik lainnya seperti dioda laser.
Memilih Ukuran Ruang
Ukuran ruang tergantung pada ukuran papan burn-in, jumlah produk di setiap papan burn-in, dan jumlah batch yang dibutuhkan per hari untuk memenuhi persyaratan produksi. Jika ruang interior terlalu kecil, ruang yang tidak memadai di antara komponen akan menghasilkan kinerja yang buruk. Jika terlalu besar, ruang, waktu, dan energi akan terbuang sia-sia.
Perusahaan yang membeli perangkat burn-in baru sebaiknya bekerja sama dengan vendor untuk memastikan sumber panas memiliki kapasitas maksimum dan kondisi stabil yang cukup untuk menyesuaikan beban DUT.
Saat menggunakan aliran udara resirkulasi paksa, bagian-bagian mendapat manfaat dari jarak, tetapi oven dapat dimuat lebih padat secara vertikal karena aliran udara didistribusikan di sepanjang dinding samping. Bagian-bagian harus dijaga 2-3 inci (5,1 – 7,6 cm) dari dinding oven.
Spesifikasi Desain Ruang Bakar
Kisaran Suhu
Tergantung pada persyaratan Perangkat yang Diuji (DUT), pilih ruang yang memiliki rentang dinamis seperti 15°C di atas suhu sekitar hingga 300°C (572°F)
Akurasi Suhu
Penting agar suhu tidak berfluktuasi. Keseragaman adalah perbedaan maksimum antara suhu tertinggi dan terendah dalam ruang pada pengaturan tertentu. Spesifikasi minimal 1% titik setel untuk keseragaman dan akurasi kontrol 1,0°C dapat diterima di sebagian besar aplikasi burn-in semikonduktor.
Resolusi
Resolusi suhu tinggi 0,1°C akan memberikan kontrol terbaik untuk memenuhi persyaratan burn-in
Penghematan Lingkungan
Pertimbangkan ruang pembakaran yang memiliki refrigeran yang memiliki koefisien penipisan lapisan ozon nol. Ruang pembakaran dengan refrigerasi terkait dengan ruang yang beroperasi pada suhu di bawah 0 derajat Celsius hingga -55°C.
Konfigurasi ruang
Ruangan dapat didesain dengan sangkar kartu, slot kartu, dan pintu akses untuk menyederhanakan penyambungan papan DUT dan papan driver dengan stasiun ATE.
Aliran Udara Ruang
Dalam kebanyakan kasus, oven konveksi paksa dengan aliran udara resirkulasi akan memberikan distribusi panas terbaik dan secara signifikan mempercepat waktu menuju suhu dan perpindahan panas ke bagian-bagian. Keseragaman suhu dan kinerja bergantung pada desain kipas yang mengarahkan udara ke semua area ruangan.
Ruang dapat dirancang dengan aliran udara horizontal atau vertikal. Penting untuk mengetahui arah penyisipan DUT berdasarkan aliran udara ruang.
Pengkabelan ATE Kustom
Jika harus mengukur ratusan perangkat, memasukkan kabel melalui lubang uji atau lubang apertur mungkin tidak praktis. Konektor kabel khusus dapat dipasang langsung ke oven untuk memudahkan pemantauan listrik perangkat dengan ATE.
Cara Oven Burn-in Mengontrol Suhu
Oven burn-in menggunakan pengontrol suhu yang menjalankan algoritma PID (proporsional, integral, derivatif) standar. Pengontrol mendeteksi nilai suhu aktual versus nilai setpoint yang diinginkan, dan mengeluarkan sinyal korektif ke pemanas yang meminta penerapan mulai dari tidak ada panas hingga panas penuh. Kipas juga digunakan untuk menyamakan suhu di seluruh ruangan.
Sensor yang paling umum digunakan untuk kontrol suhu akurat pada oven lingkungan adalah Detektor Suhu Resistansi (RTD) yang merupakan unit berbasis platinum yang biasanya disebut sebagai PT100.
Mengukur Ukuran Ruangan
Jika Anda menggunakan oven yang sudah ada, pemodelan termal dasar berdasarkan faktor-faktor seperti kapasitas dan kehilangan termal oven, keluaran sumber panas, dan massa DUT akan memungkinkan Anda memverifikasi bahwa oven dan sumber panas cukup untuk mencapai suhu yang diinginkan dengan konstanta waktu termal yang cukup singkat untuk respons loop ketat di bawah arahan pengontrol.