Email Kami :
labcompanion@outlook.com-
-
Requesting a Call :
+86 18688888286
Uji Stabilitas Obat
Efektivitas dan keamanan obat-obatan telah menarik banyak perhatian, dan ini juga merupakan masalah mata pencaharian yang sangat diperhatikan oleh negara dan pemerintah. Stabilitas obat-obatan akan memengaruhi kemanjuran dan keamanannya. Untuk memastikan kualitas obat-obatan dan wadah penyimpanan, uji stabilitas harus dilakukan untuk menentukan waktu efektif dan kondisi penyimpanannya. Uji stabilitas terutama mempelajari apakah kualitas obat-obatan dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban dan cahaya, dan apakah itu berubah seiring waktu dan korelasi di antara mereka, dan mempelajari kurva degradasi obat-obatan, yang menurutnya periode efektif dianggap dapat memastikan efektivitas dan keamanan obat-obatan saat digunakan. Artikel ini mengumpulkan informasi standar dan metode pengujian yang diperlukan untuk berbagai uji stabilitas untuk referensi pelanggan.
Pertama, kriteria uji stabilitas obat
Kondisi penyimpanan obat:
| Kondisi penyimpanan (Catatan 2) |
Eksperimen jangka panjang | 25℃±2℃ / 60%±5%RH atau 30℃±2℃ /65%±5% Kelembapan Udara Rendah |
Tes yang dipercepat | 40℃±2℃ / 75%±5%RH |
Tes tengah (Catatan 1) | 30℃±2℃ / 65%±5%RH |
Catatan 1: Jika kondisi pengujian jangka panjang telah ditetapkan pada 30℃±2℃/65% ±5%RH, tidak ada pengujian tengah; jika kondisi penyimpanan jangka panjang adalah 25℃±2℃/60% ±5%RH, dan ada perubahan signifikan dalam pengujian yang dipercepat, maka pengujian tengah harus ditambahkan. Dan harus dinilai berdasarkan kriteria "perubahan signifikan".
Catatan 2: Wadah kedap air yang tertutup rapat seperti ampul kaca dapat dikecualikan dari kondisi kelembapan. Kecuali ditentukan lain, semua pengujian harus dilakukan sesuai dengan rencana uji stabilitas dalam pengujian sementara.
Data uji yang dipercepat harus tersedia selama enam bulan. Durasi minimum uji stabilitas adalah 12 bulan untuk uji tengah dan uji jangka panjang.
Simpan di lemari es:
| Kondisi penyimpanan |
Eksperimen jangka panjang | 5℃±3℃ |
Tes yang dipercepat | 25℃±2℃ / 60%±5%RH |
Disimpan dalam freezer:
| Kondisi penyimpanan |
Eksperimen jangka panjang | -20℃±5℃ |
Tes yang dipercepat | 5℃±3℃ |
Jika produk yang mengandung air atau pelarut yang dapat mengalami kehilangan pelarut dikemas dalam wadah semi-permeabel, penilaian stabilitas harus dilakukan dalam kelembaban relatif rendah untuk jangka waktu yang lama, atau uji tengah selama 12 bulan, dan uji dipercepat selama 6 bulan, untuk membuktikan bahwa obat yang ditempatkan dalam wadah semi-permeabel dapat bertahan dalam lingkungan kelembaban relatif rendah.
Mengandung air atau pelarut
| Kondisi penyimpanan |
Eksperimen jangka panjang | 25℃±2℃ / 40%±5%RH atau 30℃±2℃ /35%±5% Kelembapan Udara Rendah |
Tes yang dipercepat | 40℃±2℃;≤25%RH |
Tes tengah (Catatan 1) | 30℃±2℃ / 35%RH±5%RH |
Catatan 1: Jika kondisi pengujian jangka panjang adalah 30℃±2℃ / 35%±5%RH, tidak ada pengujian tengah. |
Perhitungan tingkat kehilangan air relatif pada suhu konstan 40℃ adalah sebagai berikut:
Kelembaban Relatif Tersubstitusi (A) | Kontrol kelembaban relatif (R) | Rasio tingkat kehilangan air ([1-R]/[1-A]) |
60%RH | 25%RH | 1.9 |
60%RH | 40%RH | 1.5 |
65%RH | 35%RH | 1.9 |
75%RH | 25%RH | 3.0 |
Ilustrasi: Untuk obat berbahan air yang ditempatkan dalam wadah semipermeabel, laju kehilangan air pada 25%RH adalah tiga kali lipat dari 75%RH. |
Kedua, Solusi stabilitas obat
Kriteria uji stabilitas obat umum
(Sumber: Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan)
Barang | Kondisi penyimpanan |
Eksperimen jangka panjang | 25°C /60% Kelembaban |
Tes yang dipercepat | 40°C /75%RH |
Ujian tengah | 30°C/65%RH |
(1) Uji rentang suhu lebar
Barang | Kondisi penyimpanan |
Eksperimen jangka panjang | Kondisi suhu rendah atau di bawah nol |
Tes yang dipercepat | Suhu dan kelembaban ruangan atau kondisi suhu rendah |
(2) Peralatan uji
1. Ruang uji suhu dan kelembaban konstan
2. Ruang uji stabilitas obat